Tugas 3 EKMA 4111 ( Pengantar Bisnis )
JAWABAN TUGAS 3
EKMA 4111 ( Pengantar Bisnis )
Nama :
NIM :
Program Studi : Manajemen
1. Jelaskan konsep inti dari pemasaran?
2. Menurut pendapat anda seperti apa konsep dari pemasaran berwawasan sosial?
3. Jelaskan Hubungan strategi bisnis dengan daur hidup produk?
4. Diferensiasi, biaya rendah, dan respons yang cepat dapat dicapai saat manajer membuat keputusan efektif dalam sepuluh wilayah Manajemen Operasi. Keputusan ini dikenal sebagaikeputusan operasi (operation decisions). sebutkan sepuluh keputusan Manajemen Operasi yang mendukung misi dan menerapkan strategi !
JAWABAN:
1. konsep-konsep inti pemasaran meluputi: kebutuhan, keinginan, permintaan, produksi, utilitas, nilai dan kepuasan; pertukaran, transaksi dan hubungan pasar, pemasaran dan pasar. Kita dapat membedakan antara kebutuhan, keinginan dan permintaan. Kebutuhan adalah suatu keadaan dirasakannya ketiadaan kepuasan dasar tertentu. Keinginan adalah kehendak yang kuat akan pemuas yang spesifik terhadap kebutuhan-kebutuhan yang lebih mendalam. Sedangkan Permintaan adalah keinginan akan produk yang spesifik yang didukung dengan kemampuan dan kesediaan untuk membelinya.
2. Tingkat orientasi pada rasa tanggung jawab sosial dan kemanusiaan. Karena banyaknya kritik dan sorotan dari luar perusahaan, baik yang datang dari pemerintah, maupun dari masyarakat melalui lembaga konsumen, maka perusahaan harus memiliki rasa tanggung jawab moral, untuk melayani masyarakat sebaik-baiknya. Tanggung jawab sosial ini dalam arti luas, harus menghasilkan barang yang baik tidak merusak kesehatan masyarakat. Menggunakan sumber daya alam secara bertanggung jawab, selalu menjaga kebersihan air dan kebersihan udara dari ancaman polusi, mengurangi kebisingan oleh mesin pabrik. Semua ini harus dalam rangka menciptakan suasana kehidupan yang. baik dan tenteram dengan penuh rasa tanggung jawab tidak mementingkan keuntungan perusahaan semata
atau uatu proses sosial dan manajerial di mana individu dan kelompok mendapatkan kebutuhan dan keinginan mereka dengan menciptakan, menawarkan dan bertukar sesuatu yang bernilai satu sama lain. Definisi ini berdasarkan pada konsep inti, yaitu : kebutuhan, keinginan dan permintaan; produk, nilai, biaya dan kepuasan; pertukaran, transaksi dan hubungan; pasar, pemasaran dan pemasar.
3. PERANAN DAUR HIDUP PRODUK DALAM STRATEGI PEMASARAN :
Daur hidup produk dapat memberikan indikasi tentang perkembangan suatu produk yang dapat diterima oleh konsumen. Ukuran yang menunjukkan perkembangan tersebut adalah tingkat penjualan produk, di samping juga tingkat keuntungan. Daur hidup produk yang dapat dilalui oleh suatu produk secara normal meliputi empat tahap, yaitu tahap perkenalan, tahap pertumbuhan, tahap kedewasaan, dan tahap penurunan.
Atas dasar kondisi pada masing-masing tahap tersebut perusahaan dapat menyusun strategi pemasaran yang sesuai. Perbedaan setiap tahap dalam daur hidup produk itu memerlukan strategi pemasaran yang berbeda pula.
Definisi ini memberi tekanan pada arti penting pertukaran, cakupan produk lebih luas dan tujuan organisasional. Pada masa ini pula, mantra 4P (Product, Price, Promotion, Place) yang pertama kali diperkenalkan McCarthy (1957) semakin diterima secara luas.
Setelah bertahan cukup lama, pada 2004 AMA kembali membuat pemaknaan baru terhadap pemasaran sebagai ”an organizational function and a set of processes for creating, communicating and delivering value to customers and for managing customer relationship in ways that benefit the organization and its stakeholders.”
Unit analisis pemasaran lebih tajam dari sekadar pertukaran, karena dalam definisi ini terdapat tekanan pada proses, nilai, hubungan dan pemangku kepentingan. Pada periode bersamaan, penelitian pemasaran juga berhasil membakukan sejumlah perampatan yang mendapat dukungan empirik luas (law-like generalization).
Temuan tentang peran menentukan kualitas produk dan pangsa pasar relative terhadap kemampulabaan unit bisnis, sebagaimana dirangkum dalam studi PIMS (Profit Impact of Market Strategy), mendekatkan kajian strategi pemasaran dengan arus utama penelitian bisnis. Sumbangan Kohli dan Jaworski (1990) serta Slater dan Narver (1994) yang memberi isi terhadap konsep orientasi pasar (market orientation), semakin memberi arti penting pada peran informasi, daya tanggap dan koordinasi lintas bagian dalam organisasi.
Tekanan pemaknaan pemasaran sebagai ”a set of processes” mendekatkan pemasaran dengan unit analisis pendekatan sumber daya (resource-based approach) yang menekankan arti penting kapabilitas dan kompetensi. Dari sini terjadi sintesis antara pendekatan pemasaran, yang cenderung bersifat “outside-in”. (berangkat dari faktor eksternal atau karakteristik pasar) dengan pendekatan lain yang bersifat “inside-out” (berangkat dari faktor internal atau sumber daya organisasi).
4. sepuluh keputusan Manajemen Operasi yang mendukung misi dan menerapkan strategi:
a) Manajemen mutu
b) Desain Produk dan Jasa
c) Tata Letak
d) Lokasi
e) Desain Proses dan kapasitas
f) SDM/Rancangan kerja
g) Manajemen rantai pasokan
h) Persediaan
i) Penjadwalan
j) Pemeliharaan
Atau
a) Design
b) Quality
c) Process & capacity design
d) Location
e) Human Resources & Job Design
f) Supply Chain Management
g) Inventory
h) Scheduling
i) Maintenance
j) Layout
Komentar
Posting Komentar